Keputusan : Logika versus Emosi
Dalam membuat keputusan, kita bisa saja berat pada satu sisi, logika atau emosi. Tergantung keadaan. Tergantung keputusan apa yang sedang diambil.
Seorang perempuan yang dilamar beberapa orang laki laki, ingin membuat keputusan. Anggap saja sebelum dilamar dia tidak punya hubungan dengan siapapun. Dia bisa memutuskan laki laki mana yang akan diterima berdasarkan kriteria yang logis seperti : Pekerjaannya apa, penghasilan berapa, dari keluarga seperti apa, pernah kuliah dimana. Sementara laki laki yang kurang punya modal dalam kriteria kriteria logis, bisa membangun nilai diri dari sebuah hubungan dan perhatian : sisi emosi. Perempuan saat sudah terlanjur kenal, cinta, merasa nyaman, diperhatikan, lebih sering akan mengabaikan laki laki dengan kriteria logis yang datang. Walau dalam beberapa kasus semuanya bisa terbalik. Seperti dalam drama dan kisah kisah di novel.
Komentar
Posting Komentar