28 Tahun
Itu bukan jumlah umurku sekarang. 28 tahun adalah jumlah waktu yang harus ditunggu kalau kita mau naik haji jalur reguler. Aku sadar, benar benar sadar, 28 tahun adalah hal yang mungkin bisa kita tunggu untuk melakukan Ibadah Haji. Tapi untuk bapak dan ibuku, 28 tahun mungkin akan menjadi sesuatu yang sangat sulit. Umur bapak dan ibuku sudah hampir 60 tahun. Kalau ditambah 28 tahun berarti pada umur 88 tahun baru bisa melakukan Ibadah Haji. Dalam hal ini, tidak ada yang tidak mungkin. Mungkin bisa saja bapak dan ibuku bisa hidup sampai 100 tahun. Tapi aku juga gak mau menyerah dan menunggu saja sampai 28 tahun lagi untuk melihat cita cita bapak dan ibuk naik haji jadi kenyataan.
Sebelum menikah aku punya cita cita untuk mendaftarkan haji bapak dan mamak yang mana mungkin kebutuhan biayanya sekitar 25 juta per orang dan sisa pelunasannya, 20 juta lagi dibayar saat mau berangkat.
Aku sekarang akan merubahnya. Tujuanku yang semula bisa mendaftarkan haji bapak dan mamak sebelum menikah aku rubah dengan memberangkatkan mamak dan bapak dengan layanan haji plus, 7 tahun lebih cepat. Biayanya mungkin sangat mahal, 150jt/orang. Tapi ini juga tidak ada yang tidak mungkin. Nanti kalau aku dapat 4 miliar Rupiah pertama sebelum menikah adalah membantu bapak dan mamak naik haji plus.
Nothing impossible.
BalasHapus