Presence : Dunia sekarang
Dahulu saat Aku masih belum tau apa apa tentang kehidupan, Aku mudah khawatir. Khawatir akan masa depan. Aku juga takut. Takut akan masa lalu yang membayangi.
Aku jadi hidup setengah setengah. Tak berani mengambil resiko. hanya tinggal ditempat aman.
Dan setahun yang lalu, Alhamdulillah aku menemukan sebuah buku bagus yang mengubah pemahamanku tentang pemaknaan waktu.
Masa sekarang , masa lalu dan masa depan.
Sejak aku kecil , orang selalu mendengungkan pentingnya masa depan. masa depan yang lebih baik.
juga masa lalu, mengambil pelajaran dari masa lalu.
memang bagus, tetapi nyatanya kebanyakan orang memaknainya dengan berlebihan. terlalu khawatir dengan masa depan, lalu dikejar kejar bayangan masa lalu, hingga ia lupa bahwa ia hidup di masa sekarang, Presence.
Ya, itulah yang disebut presence, Masa sekarang. Masa tepat saat ini.
buku itu berjudul The Power Of Now, ditulis oleh Eckhart Tolle.
Kita, sejatinya hidup di masa ini. masa lalu dan masa depan hanyalah sebuah ilusi pikiran. Dengan masa ini, kita membuat masa depan. dengan masa ini pula kita menghapus dosa masa lalu. seperti prinsip taubat dalam Islam.
Dan ternyata Tempat menyemai amal kehidupan paling besar adalah di masa ini, di saat sekarang ini, bukan di masa lalu ataupun di masa depan. Itulah prinsip amal Jariyah, Amal yang tak terputus-putus.
Dan ternyata Setan senang sekali menjerumuskan manusia ke dalam dosa melalui kekhawatiran masa depan dan ketakutan masa lalu.
contoh kekhawatiran akan masa depan ialah seorang Guru yang takut muridnya tidak lulus ujian nasional. Lalu ia mencoba berbuat sesuatu. melakukan kecurangan dengan membagikan kunci jawaban bagi muridnya. perbuata baik memang dari sisi ia membantu muridnya untuk lulus dan menjaga nama baik sekolahan. tapi dari sisi kejujuran, ia kalah.
itu dulu.
Aku jadi hidup setengah setengah. Tak berani mengambil resiko. hanya tinggal ditempat aman.
Dan setahun yang lalu, Alhamdulillah aku menemukan sebuah buku bagus yang mengubah pemahamanku tentang pemaknaan waktu.
Masa sekarang , masa lalu dan masa depan.
Sejak aku kecil , orang selalu mendengungkan pentingnya masa depan. masa depan yang lebih baik.
juga masa lalu, mengambil pelajaran dari masa lalu.
memang bagus, tetapi nyatanya kebanyakan orang memaknainya dengan berlebihan. terlalu khawatir dengan masa depan, lalu dikejar kejar bayangan masa lalu, hingga ia lupa bahwa ia hidup di masa sekarang, Presence.
Ya, itulah yang disebut presence, Masa sekarang. Masa tepat saat ini.
buku itu berjudul The Power Of Now, ditulis oleh Eckhart Tolle.
Kita, sejatinya hidup di masa ini. masa lalu dan masa depan hanyalah sebuah ilusi pikiran. Dengan masa ini, kita membuat masa depan. dengan masa ini pula kita menghapus dosa masa lalu. seperti prinsip taubat dalam Islam.
Dan ternyata Tempat menyemai amal kehidupan paling besar adalah di masa ini, di saat sekarang ini, bukan di masa lalu ataupun di masa depan. Itulah prinsip amal Jariyah, Amal yang tak terputus-putus.
Dan ternyata Setan senang sekali menjerumuskan manusia ke dalam dosa melalui kekhawatiran masa depan dan ketakutan masa lalu.
contoh kekhawatiran akan masa depan ialah seorang Guru yang takut muridnya tidak lulus ujian nasional. Lalu ia mencoba berbuat sesuatu. melakukan kecurangan dengan membagikan kunci jawaban bagi muridnya. perbuata baik memang dari sisi ia membantu muridnya untuk lulus dan menjaga nama baik sekolahan. tapi dari sisi kejujuran, ia kalah.
itu dulu.
Komentar
Posting Komentar